Google AdSense: Cara Mengatasi Situs Ditolak, Tidak Disetujui

Google AdSense ditolak

Apakah situsmu selalu ditolak dan sulit mendapat persetujuan dari Google AdSense? Ingin di-approve lebih mudah? Tenang!

Kami mengerti jika anda sedang mencari solusi atau cara mengatasi masalah penolakan situs web atau blog yang ingin diajukan. 

Penolakan seperti ini juga sering kali dialami oleh banyak calon publisher (penayang) lainnya. Jadi, tak perlu terlalu pusing mencari solusinya karena saat ini anda telah berada di alamat yang tepat.

Untuk itu, perhatikan prioritas program AdSense yang menentukan kelayakan landing ads pada situs tersebut. 

Sejalan dengan ini, beberapa syarat kelayakan yang wajib dipatuhi dan dipastikan oleh setiap penanyang. 

Syarat Kelayakan Program AdSense 

Bagaimana memastikan kelayakan situs pada program Google Adsense? 

1. Halaman memiliki keunggulan 

Begitu banyak situs di luar sana, di internet. Untuk itu, anda perlu membuat konten yang relevan dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik. 

Selain itu, perhatikan juga bagaimana tata letak atau elemen penting dalam situs yang digunakan. Apakah dapat mengundang dan mempermudah pengguna menemukan apa yang mereka cari. 

Sesuai rekomendasi Google AdSense, beberapa tips untuk menyempurnakannya, antara lain, sebagai berikut:

  • Mengukur performa situs dan memastikannya terdaftar dalam Google Search Console. 

Mengukur performa situs bertujuan untuk mengetahui bagaimana kualitas halaman yang digunakan. Apakah loading page (pemuatan halaman) lebih cepat atau lambat ketika diakses melalui perangkat desktop maupun seluler (mobile). 

Untuk mengukur kecepatan halaman situs pada perangkat mobile maupun desktop dapat melalui Pagespeed Insights

PageSpeed Insights test
PageSpeed Insights

Bisa juga melakukan pengukuran/pengauditan situs melalui web.dev. Selain performa, terdapat juga hasil pengukuran terhadap aksesibilitas, praktik terbaik, dan SEO. 

Web dev measure
Web Dev

Selanjutnya, pastikan situs telah terdaftar dan diindex oleh Google. Caranya, masukkan sitemap atau peta situs ke Google Search Console (GSC). 

Contoh sitemap yang diterima GSC:

https://www.namadomain.com/sitemap.xml

Ganti namadomain sesuai dengan nama domain yang digunakan pada situs, kemudian daftarkan. Hal ini akan sangat membantu pengguna untuk menemukan halaman anda lebih cepat di mesin telusur. 

Sebaliknya, anda pun bisa mengetahui bagaimana lalu lintas (trafik) situs, persentasi Click Through Rate, Impression, Clicks, halaman tertatas, dan lainnya. 

Apakah ini wajib? Ya, ini merupakan salah satu standard kelayakan halaman di dalam program AdSense.

  • Buat halaman situs yang responsive 

Halaman situs yang didesain dengan tema responsive dapat memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik. Tema situs responsive adalah tema yang dapat menyesuaikan tampilan situsnya dengan ukuran tinggi dan lebar layar perangkat yang digunakan.

Coba bayangkan jika memiliki situs web atau blog yang menarik dilihat pada tampilan desktop, tetapi cukup buruk pada tampilan seluler. Dapat dikatakan, situs tersebut berpeluang besar ditinggalkan begitu saja oleh pengguna. 

Salah satu contoh tema blog responsive untuk platform blogger atau blogspot tampak seperti berikut: 

Tema blog responsif
Tampilan Seluler

Jadi, sobat perlu mempertimbangkan hal ini sebelum mengajukan permohonan situs ke AdSense supaya tidak ditolak terus-menerus. Apalagi sekarang ini lalu lintas menuju situs lebih banyak yang bersumber dari perangkat seluler daripada desktop. 

2. Navigasi situs jelas dan mudah digunakan 

Menu Navigasi sangat penting untuk membantu mempermudah pengguna menelusuri situs lebih lanjut. Sesuai rekomendasi Google AdSense, ada 3 hal yang perlu diperhatikan yaitu penataan, keterbacaan dan fungsi menu. 

Menu navigasi yang ditata dengan benar dapat mempercepat pengguna mengetahui bagaimana berinteraksi dengan situs tersebut. Selanjutnya, tulisan teks pada menu wajib dapat dibaca dengan baik. Ukuran dan jenis font perlu dipertimbangkan. Kemudian, pastikan juga setiap tombol menunya berfungsi sebagaimana mestinya. 

Contoh menu: 

1. Untuk situs elektronika

Beranda > Instalasi > Reperasi > Tentang 

2. Untuk situs komputer 

Beranda > C++ > Php > Tentang kami 

3. Untuk situs pendidikan bahasa

Beranda > Tata Bahasa > Kamus > Soal latihanTentang kami

Sementara itu, sobat juga perlu tahu apa saja navigasi yang paling dibutuhkan saat peninjauan AdSense. 

Menu navigasi tersebut adalah tentang (about), kebijakan privasi (privacy policy), kontak (contact) dan peta situs (sitemap). Sitemap hanyalah opsional jika tidak menggunakan menu berdasarkan kategori/label postingan. Sementara navigasi lainnya dapat berupa popular posts (postingan populer). 


3. Konten halaman unik dan menarik 

Untuk membangun dan mempertahankan pengunjung situs blog (audiens) yang setia dan solid, sobat perlu mempertimbangkan konten unik dan menarik. Dengan kata lain, konten sebaiknya memiliki khas tersendiri dibandingkan dengan yang lainnya serta mengundang minat audiens.

Ezgi Cetinkaya, seorang spesialis komunikasi pemasaran, adsense dan google menuliskan tentang pembuatan konten situs web luar biasa dalam tiga langkah, yang tidak hanya dapat mendapatkan pengunjung baru tetapi juga dapat menarik pengunjung sebelumnya untuk datang kembali, yakni: 

  • Identifikasi area dengan potensi tinggi. Area yang dimaksudkan adalah niche (ruang lingkup spesifik) konten yang memiliki potensi penelusuran yang tinggi, 
  • Perbaharui pemasaran kontenmu. Kenali dan pahami bagaimana audiens terlibat atau berinteraksi dengan kontenmu. Anda dapat menggunakan Google Analytics sebagai alat yang dapat merincikannya dengan tepat, dan 
  • Belajar dari tips dan hal-hal trend terkini.

Namun demikian, Google juga menegaskan bahwa penayang perlu berhati-hati menggunakan referensi eksternal seperti artikel maupun video dari situs lain yang dapat mengindikasi terjadinya pelanggaran hak cipta. Hal ini tercantum dalam kebijakan penayang Google. 

Sesuai dengan kebijakan penayang Google, beberapa hal yang perlu diketahui dan dihindari oleh penayang iklannya, antara lain: 

  • Konten yang menyalahgunakan kekayaan intelektual. Hal ini mencakup namun tidak terbatas pada pelanggaran hak cipta dan penjualan produk palsu; 
  • Konten yang berbahaya/menghina;
  • Konten kekejaman terhadap hewan;
  • Konten yang menyesatkan;
  • Konten memfasilitasi perilaku tidak jujur;
  • Konten yang berisi malware atau software berbahaya;
  • Konten vulgar, termasuk konten dewasa keluarga yang tidak layak untuk publik. Mencakup namun tidak terbatas pada foto maupun video asusila;
  • Penayang wajib memberitahukan kebijakan privasi pengguna (audiens) yang berinteraksi dengan situs termasuk kebijakan terhadap pengguna dengan usia di bawah 13 tahun. Perlindungan privasi anak dianggap penting. Untuk lebih jelasnya, silakan baca kebijakan penayang Google di halaman bantuan AdSense. 


4. Penayang wajib mematuhi kebijakan program Adsense sebelum mendaftar 

Apa saja kebijakan program AdSense? 

Kebijakan ini melarang penayang untuk melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Klik dan tayang tidak valid. Penayang tidak boleh mengeklik iklan iklan mereka sendiri atau menggunakan cara apapun yang tidak semestinya untuk meningkatkan jumlah klik maupun tayangan;
  • Sumber trafik buatan. Penayang tidak boleh menempatkan iklan Google pada halaman yang menerima trafik dari program paid-to-click, mengirim email yang tidak diinginkan dan lainnya;
  • Perilaku iklan yang tidak semestinya. Penayang tidak diperbolehkan memodifiksi performa iklan yang tidak wajar sehingga dapat merugikan pengiklan; 
  • Perilaku situs yang menipu atau menyesatkan. Penayang tidak boleh mengajukan situs yang dapat secara langsung mengubah preferensi pengguna, berisi pop-under dan pop-up yang mengganggu navigasi situs, dan 
  • Melanggar syarat dan ketentuan yang berlaku dalam programnya. Penayang diharapkan untuk patuh pada syarat ketentuan program Google AdSense. 


5. Penayang berusia minimal 18 tahun. 

Untuk berpartisipasi dalam program AdSense, setiap pemohon untuk menjadi sebagai penayang baru setidaknya telah berusia 18 tahun. Jika belum, dapat ditolak. Sebagai alternatifnya, boleh menggunakan identitas orang tua atau saudara yang telah memenuhi kriteria tersebut.


Kenapa Situs Selalu Ditolak Google AdSense? 

Mungkin sobat beranggapan bahwa sebelum mengajukan permohonan peninjauan ke AdSense, situs telah dipastikan kelayakannya sesuai dengan persyaratannya. Tetapi, masih saja tetap ditolak.

Itulah contoh kasus yang sering dialami oleh para publisher baru. 

Wajar saja sih terjadi sebenarnya karena selain banyaknya persyaratan, juga penjelasannya masih cenderung umum, hingga mencakup bidang pemahaman yang begitu luas. 

Mungkin saja hal ini sangat biasa bagi sebagian publisher (penayang) yang berpengalaman tetapi bagi sebagian pemula, hal ini cenderung membingungkan dan tak kunjung mendapat solusi yang tepat. 

Beberapa alasan penolakan dari Google AdSense yang biasanya diberitahukan melalui email atau melalui dashboard AdSense itu sendiri, antara lain: 

  1. Anda memiliki akun duplikat lain yang terhubung dengan AdSense (anda memiliki dua akun penayang), 
  2. Ada masalah pada konten situs anda. 

Kedua poin tersebut di atas merupakan alasan-alasan paling umum dan sering terjadi. Alasan-alasan tersebut mengindikasikan penyebab akun AdSense sobat tidak dapat disetujui (diaktifkan).

Lalu, bagaimana cara mengatasinya? 


Cara mengatasi penolakan AdSense

Untuk mengatasi masalah penolakan Adsense dapat dilakukan sesuai dengan penyebabnya. 

1. Mengatasi masalah akun duplikat penayang 

Perlu diketahui bahwa kebijakan program AdSense hanya mengizinkan satu akun untuk setiap penayang. 

Maksudnya begini. 

Jika ingin mengaktifkan akun AdSense, cukup gunakan satu email sebagai alamat untuk informasi/identitas penggunanya. Informasi pengguna yang biasanya ada dalam email adalah nama, tanggal lahir, negara, nomor kontak dan lainnya.

Misalnya, anda memiliki emailcontoh1@gmail.com dan emailcontoh2@gmail.com. 

Keduanya memiliki kesamaan informasi di dalamnya. Itu disebut duplikat.

Kemudian, anda mencoba meregistrasi satu alamat situs ke adsense. Anggap saja nama alamat situs tersebut adalah www.domain.com.

Saat pertama kali mendaftar di AdSense, sobat menghubungkan alamat situs www.domain.com dengan menggunakan emailcontoh1@gmail.com hingga peninjauan situs terlaksana tetapi belum selesai.  

Berselang masa itu, emailcontoh2@gmail.com digunakan juga untuk mendaftarkan situs yang sama atau berbeda. Mungkin dengan alasan siapa tau prosesnya bisa lebih cepat. Padahal, tindakan demikian melanggar kebijakan Google AdSense. 

Nah, setelah berselang beberapa waktu, hasil review memberi kabar bahwa situs belum siap menampilkan iklan dengan alasan masalah terkait akun. 

Biasanya, dalam dashboard mereka memberikan pilihan pemecahan masalah yaitu 

  • Untuk tetap menggunakan akun email...1@gmail.com dan tutup akun lainnya. Akun lain di sini adalah emailcontoh2@gmail.com tadi, atau
  • Gunakan akun email...2@gmail.com dan tutup akun lainnya. Akun yang lainnya adalah emailcontoh1@gmail.com. 

Pertanyaannya adalah bagaimana cara menutup akun tersebut? 

Nah, begini caranya. 

Silakan pilih salah satu email yang ingin digunakan. Selanjutnya, tutup akun email lainnya.

Misal, sobat memilih akun emailcontoh1@gmail.com. Sedangkan yang satunya disarankan untuk ditutup. 

Bagaimana menutup akun email? 

Menutup akun tidak sama artinya log out atau menutup akses akun dari suatu aplikasi. Dengan kata lain, menutup akun email itu sama artinya menonaktifkan/menghapus email tersebut. 

Caranya, buka (log in) ke email yang ingin dihapus. Masuk ke pengaturan dan cari close account (delete account). 

Pastikan mengunduh data penting sebelum menghapusnya secara permanen. 

Google biasanya memberikan beberapa hari kesempatan untuk dapat memulihkannya kembali. Tetapi jika lewat, maka Google akan menghapus atau menutupnya secara permanen. 

Nah, pada saat inilah akun emailcontoh2@gmail.com dapat dinyatakan telah ditutup sehingga emailcontoh1@gmail.com dapat digunakan untuk AdSense. 


2. Mengatasi masalah pada konten situs

Masalah ini biasanya cakupannya sangat luas.  Masalah ini tidak terbatas pada konten di situs seperti artikel, video, foto atau lainnya. Tetapi, hal ini cenderung masuk pada banyak hal. 

Bagaimana mengatasi masalah pada konten situs? 

Caranya adalah dengan memastikan situs memenuhi syarat kelayakannya untuk  program adsense seperti yang telah dijelaskan pada bagian awal artikel ini, yakni memastikan bahwa: 

  • Halaman situs memiliki keunggulan,
  • Navigasi situs jelas dan mudah digunakan,
  • Konten halaman unik dan menarik,
  • Penayang mematuhi kebijakan program AdSense,
  • Penayang minimal berusia 18 tahun.


Cara mudah dan cepat disetujui Google Adsense 

Bagaimana supaya mudah dan cepat disetujui adsense? 

Supaya mudah dan cepat disetujui, kami telah merangkum beberapa poin penting yang perlu dipahami oleh seorang calon penayang iklan Google AdSense, antara lain: 

  1. Situs tidak sedang dibuat dan telah memiliki konten serta jumlah trafik tetap. Kami menemukan jumlah trafik minimal yaitu 100 kunjungan halaman per hari. Pastikan juga trafik organik unggul. 
  2. Situs telah dihubungkan dengan Google Search Console dan Google Analytics.
  3. Tema situs responsive pada mobile maupun desktop,
  4. Situs mematuhi kebijakan penayang program adsense dan syarat ketentuannya. 
  5. Navigasi situs yang wajib ada adalah menu halaman About, Privacy Policy, Contact, Sitemap/Label Category dan Popular Posts. Penting! Pada privacy policy pastikan isinya memuat keterangan jelas mengenai data pengguna yang dikumpulkan dan bagaimana anda menggunakannya. Beritahu juga mengenai privasi anak yang berusia 13 tahun ke bawah. 
  6. Calon penayang wajib menggunakan akun tunggal dengan identitas terkait usia minimal 18 tahun. 
  7. Konten situs tidak low value.
  8. Terbitkan konten unik dan menarik selama proses peninjauan. 
  9. Jangan menampilkan iklan lain (pihak ketiga) di situs selama proses pengajuan. 
  10. Situs tidak memiliki link error atau rusak.
  11. Kode Script AdSense telah disisipkan di dalam situs sebelum proses review. 

Itulah 10 cara mudah dan cepat supaya situs dapat disetujui Google AdSense. 

Dengan panduan ini, diharapkan masalah penolakan dapat segera berakhir pada akun sobat sehingga dapat berpartisipasi dalam programnya sesegera mungkin.

Sekian dan Sukses selalu!

Post a Comment for "Google AdSense: Cara Mengatasi Situs Ditolak, Tidak Disetujui "