Cara Riset Keyword untuk Youtube dan Blog yang Kompetitif

 

Keyword youtube dan blog

Riset dan Optimasi Keywords - Di era digital ini, penerbitan konten di internet merupakan kegiatan yang semakin digemari banyak orang. Ya, selain berbagi ide atau informasi kepada publik, tak sedikit juga dari mereka yang menjadikannya sebagai sarana penghasilan tambahan.

Faktanya, banyak youtuber dan blogger Indonesia yang sukses mendapatkan penghasilan besar hanya dengan mengunggah cuplikan-cuplikan video sederhana maupun merilis artikel di internet.

Bagaimana mereka melakukannya? Mengapa konten-konten mereka lebih unggul daripada yang lain?

Nah, ini yang perlu sobat ketahui. 

Sebagai seorang penerbit konten di internet, menemukan keyword yang tepat dengan penelusuran para pengguna sangatlah penting dilakukan. Keyword, atau kata kunci, adalah kueri target penelusuran pengguna yang dapat berwujud  kata maupun frasa tertentu. 

Namun, untuk menemukan apa saja kata atau frasa yang relevan dan sering dicari orang (trending), riset perlu dilakukan. Lagipula, untuk melakukan riset ini pun dapat dikatakan tidak cukup sulit, bahkan jika anda masih pemula sekalipun. 

Yang terpenting di sini adalah sobat memahami tekniknya sehingga menghasilkan suatu kata atau frasa kunci yang kompetitif supaya nantinya dapat dioptimalkan terhadap mesin pencari atau yang sering disebut search engine

Terdapat berbagai macam tools (alat) riset keyword di internet yang dapat digunakan secara gratis hingga berbayar. Misalnya, Ubersuggest, SemRush, Ahref dan lainnya. 

Sejalan dengan ini, mungkin sobat bertanya seperti ini: "apakah dengan tool versi gratis bisa menghasilkan keywords yang kompetitif?"

Ya, tentu saja bisa! Memang menggunakan tool riset keywords gratis terdapat berbagai keterbatasan yang ditawarkan kepada pengguna. Lain halnya jika berbayar atau berlangganan.

Meski begitu, tidak menutup kemungkinan untuk menemukan kata atau frasa kunci kompetitif secara cuma-cuma. 


Bagaimana meriset keyword? 

Secara umum, langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk memulai meriset suatu kata kunci, antara lain: 

1. Tentukan Seed

Sebelum membuat suatu konten baru, tentukan seed-nya terlebih dahulu. Seed adalah kata kunci utama yang cakupannya masih luas dan biasanya terdiri dari satu kata atau lebih. Seed ini juga boleh dikatakan sebagai bagian dari short tail keyword (kata kunci berekor pendek) dengan tingkat kerumitan tinggi pada hasil penelusuran.

2. Cari Keyword Cluster

Keyword Cluster adalah klaster, gugus atau kategori relevan dari kata kunci utama. Untuk mengetahuinya, perlu menggunakan alat riset keyword online supaya lebih mudah.

Misalkan, sobat menggunakan seed "Bahasa Inggris", melalui ubersuggest, maka tampilannya akan seperti berikut ini: 

Keyword cluster


Melalui keyword tool ubersuggest, hasil yang direkomendasikannya langsung pada daftar hasil penelusuran pengguna melalui Google search, yahoo, bing, youtube atau lainnya. 

Setiap tool bisa saja menampilkan berbagai macam hasil berbeda. Tidak semua hasilnya dapat digunakan secara bersamaan atau secara keseluruhan yang memungkinkan perlu filterisasi untuk memilih item yang dianggap sangat relevan pada tema konten yang akan dibuat. 

Untuk melakukan filterisasi klaster kata atau frasa kunci yang telah diperoleh, maka buatlah mapping-nya terlebih dahulu. Susun mana yang dianggap sesuai dan buang item-item yang tidak perlu digunakan.  Sebaiknya gunakan jenis long tail keyword.

Long tail keyword adalah gabungan kata atau frasa kunci yang memiliki tingkat kesulitan optimasi mesin telusur atau Search Engine Optimization (SEO) Difficulty dan jumlah pencarian yang relatif rendah.  


Cara Riset Keyword untuk Youtube 

Setelah mampu mengetahui bagaimana cara menentukan seed dan mencari keyword cluster, selanjutnya lakukan observasi pada channel youtube kompetitormu. Berikut langkah-langkahnya: 

  • Tentukan topik atau tema yang ingin diperbadingkan dengan channel kompetitor yang sudah ada, 
  • Gunakan youtube autocomplete sebagai cara mudah menemukan kompetitor. Youtube autocomplete ini adalah rekomendasi penelusuran terbanyak pada youtube. 
Youtube Autocomplete
Contoh Youtube Autocomple


  • Pilih beberapa sample dari channel youtube kompetitor teratas. Tidak perlu mengambil sample secara acak. Cukup gunakan 1-5 hasil penelusuran di halaman pertama, 
  • Perhatikan apa saja kata kunci yang termuat pada judul setiap saluran youtube tersebut, 
  • Kumpulkan lalu lakukan riset melalui tool ubersuggest, keywordtool.io atau lainnya, 
  • Analisis volume trafiknya, tingkat kesulitannya, hashtags yang digunakan, backlink dan jumlah tayangnya. Perlu diketahui bahwa semakin tinggi jumlah tayang, akan semakin tinggi pula peluangnya masuk pada hasil penelusuran teratas. Tapi, tak masalah. Anda boleh mencoba mengoptimalkan kata atau frasa kunci yang akan digunakan pada konten barumu, setelah mendapatkan titik temu keyword youtube yang dianggap kompetitif.


Cara Mengoptimalkan Keyword Youtube

Perlu diketahui bahwa optimasi atau pengoptimalan konten youtube sedikit berbeda dengan pengoptimalan konten artikel blog atau situs web. Untuk mengoptimalkan keyword konten youtube dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut, antara lain: 

  1. Judul: Optimalkan penulisan judul dengan memuat kata kunci kompetitif, gunakan long tail keyword. Hindari juga menulis judul duplikat; 
  2. Hashtag: Optimalkan hastag (tagar) pada konten yang dibuat; 
  3. Deskripsi: Optimalkan penggunaan kata kunci pada deskripsi. Anda boleh menuliskan deskripsi konten tersebut dengan memuat sedikit keyword relevan. Ini juga dapat membantu mesin pencari mengenali konten anda lebih detail; 
  4. Backlink: Gunakan backlink berkualitas untuk membantu mendongkrak lalu lintas (trafik) konten baru tersebut. Boleh melalui situs web atau blog maupun melalui saluran youtube yang lain yang masih memiliki niche yang serupa. 
Kemudian, konten yang baru saja diterbitkan sebaiknya dibagikan ke media sosial supaya bisa dikunjungi langsung oleh para pengguna media sosial. 

Hal ini bertujuan agar konten baru dapat menerima trafik dari berbagai perangkat unik pengguna sehingga dapat memberikan sinyal pada mesin pencari untuk dapat diindex lebih cepat. 

Namun, hindari juga melakukan spamming yang memperburuk kualitasnya.


Cara Riset Keyword untuk Blog 

Untuk meriset keyword kompetitif blog, beberapa cara yang dapat dilakukan, antara lain: 

  • Menentukan topik atau tema konten artikel yang ingin diobservasi; 
  • Gunakan keyword tool untuk mempermudah observasi, seperti Semrush, Moz, Ahrefs, Google Keyword Planner, Google Autocomplete, Google trends, ubersuggest, atau lainnya; 
  • Kumpulkan data dari beberapa sample teratas yang ditemukan; 
  • Analisa kompetitor. Analisis keyword potensial yang digunakannya, sumber trafik terbesarnya, jumlah item teks (jumlah kata pada halaman artikel terkait), backlinks dan kualitas situsnya; 
  • Temukan seed dan keyword clusters kompetitif mereka; 


Cara Mengoptimalkan Keyword Blog pada Mesin Telusur

Untuk mengoptimalkan penggunaan keyword blog pada mesin telusur, dapat dilakukan seperti diuraikan berikut ini, antara lain: 

  1. Judul: Sisipkan long-tail keyword pada baris judul artikel blog; 
  2. Permalink: Gunakan long tail keyword-nya juga pada permalink artikel yang akan diterbitkan; 
  3. Search Description: Perkenalkan deskripsi artikel anda secara ringkas dengan memuat kata kunci/keyword di dalamnya tapi pastikan tidak duplikat dengan yang lainnya; 
  4. Image Alt: Sisipkan kata kunci pada alt gambar (jika ada); 
  5. Keyword Density: Optimalkan kepadatan kata kunci (keyword density) pada konten artikel. Upayakan kepadatannya sekitar 0.5% atau di bawah 3% saja; 
  6. Keyword stuffing: Buat artikel dengan bahasa yang menarik, mudah dimengerti dan natural. Tak perlu menggunakan teknik keyword stuffing yang dapat memperburuk kualitasnya pada mesin telusur.

Selain itu, jangan lupa mempublikasikan konten artikel baru ke media sosial yang supaya mendapatkan trafik. 

Demikian saja pembahasan kali ini tentang cara riset keyword untuk youtube dan blog yang kompetitif, semoga bermanfaat. 

Post a Comment for "Cara Riset Keyword untuk Youtube dan Blog yang Kompetitif"